Minggu, 01 Desember 2019

BAHAS MIKROTIK | Cara Mengakses dan Menyebarkan Intenet dengan Router Mikrotik

haiiii kali ini mimin akan membagikan tutorial nih, tentang bagaimana caranya mengakses internet melalui router bukan lansung dari modem atau wifi, atau Lan card...
konfigurasi ini dilakukan oleh admin ya.. kalau aja men  temen dirumah memiliki beberapa PC dan router, boleh banget nih ngikutin konfigurasi ini. dengan konfigurasi ini, men temen gaperlu membeli banyak modem untuk memberikan akses internet keseluruh PC.
nah konfigurasi ini juga seperti yang biasa diterapkan pada usaha usaha warnet, walaupun ada beberapa yang enggak hehe..

nah langsung aja ya


Sebenarnya ada beberapa cara untuk pc dapat  mengakses internet melalui router terlebih dahulu.
Tapi kali ini kita konfigurasikan konfig yang dasar dulu ya, hitung-hitung sambil manteman belajar memahami konsep dari beberapa tool dan gateway bekerja.


                Jadi pertama-tama, kita harus mengakses router dulu nih… disini mimin mengakses router mimin menggunakan aplikasi winbox ya.. tenang.. untuk yang baru belajar mikrotik, winbox dapat di download di web resmi mikrotik kok, gratis pula. Jadi man teman gausah khawatir ya hehehe…


                Ok lanjut. Setelah man teman dapat mengakses router lewat winbox, klik IP > DHCP Client lalu klik add  lalu isikan pada parameter interface ether yang terhubung dengan internet (modem atau lan card) check list opsi “use peer DNS” jika man teman ingin mendpatkan DNS sever secra otomatis




keterangan :

Selain Ip address ada 3 hal yang diminta olrh DHCP Client yaitu :

  •  IP gateway (IP route) :  jika menginginkan gateway tidak disertakan, maka add default route isikan “no” bukan “yes” spt digambar
  •  Ip dns (dns): jika menginginkan dns tidak mendapat secara otomatis, maka “use peer dns” dihilangkan centangnya
  • Ntp (Network Time Protokol) : jika menginginkan ntp tidak mendapat secara otomatis, maka “use peer ntp” dihilangkan centangnya.


oke, tujuan dari konfig dhcp client ini apasih?
Mimin jelaskan. Pada konfig di dhcp klien ini, kita (router) seolah-olah sedang menjadi klien dari  jaringan luar (internet) nah, pada konfigurasi ini lah kita sebagai router meminta alamat IP kepada jaringan luar agar dapat terkoneksi. Kurang lebi seperti itu ya tugas dari DHCP Client ini…

Lanjut, setelah kita mendapat alamat IP dari jaringan luar, dan status dari DHCP Client telah bounding, kita dapat melakukan pemberian IP address ke klien kita yya (PC).
 
 
Dengan cara klik IP>Addresses lalu klik add untuk menambahkan alamat IP  nya. Disini mimin menggunakan IP address dengan prefik kelas C yaitu /24.



Pada isian network bisa man teman skip ya, agar router yang memberikannya secara otomatis jika man teman agak bingung dengan konsep alamat IP, lalu untuk interfacesnya, pilih interfaces yang menghubungkan router dengan klien. Karena disini mimin terhubung menggunakan ether 2 maka mimin memilih ether 2, tetapi jika Pc kklien man teman terhubung  melalui wireless, maka  man temann dapat memilih WLAN1 dst pada opsi ini.

Jika sudah klik apply lalu ok

Sudahkan? Yuk lanjut
Jika sudah, kita menyetting firewallnya yuk.
Lah buat apa min?
Nah fungsi dari firewall disini adalah untuk menopengi klien kita agar dapat terhubung dengan jaringan luar. Kan ip address klien yang man teman miliki saat ini adalah alamat Ip private tuh, pasti jika di nalar tidak akan dapat terhubung kan dengan jaringan luar (ya karena ndak sejaringan) maka disini tugas firewall adalalh menopengi klien man teman  agar seolah-olah menjadi ip public sehingga dapat terkoneksi dengan jaringan luar.
Sebenarnya fungsi dari firewall banyak ya man teman, tetapi pada kesempatan ini, mimin hanya akan membahas tentang firewall parameter NAT saja, dan pembahasan firewall yang lain akan mimin bahas pada kesempatan selanjutnya.
Nah yuk kita langsung setting saja.
Man teman buka IP>>Firewall>NAT lalu klik add



Pada menu general nya isikan chain dengan ‘srcnat’ lalu pilih outinterface ke ether 1 atau interface yng terhubung ke internet. Pada menu action, isikan action ‘masquarade, terakhir klik ‘ok’
Untuk menguji apakah konfigurasi firewall nat kita berhasil, buka new terminal lalu ping ke dns google yaitu 8.8.8.8
Itu tandanya router man teman telah berhasil mengakses ke jaringan luar (google, internet dll)

Jika router sudah terhubung seperti itu, tugas man teman selanjutnya adalah membagikan alamat IP kepada klien man teman. Jika tadi di addresses, man  teman hanya membuat IP addressnya, pada bagian ini, man teman bertugas menyebarkan IP address yang sudah  manteman buat tadi. Pemberian ip kepada klien dapat man teman lakukan secara manual ataupun otomatis. Jika manual, manteman dapat mengisikannya secara langsung di tiap-tiap PC klien. Namun, jika man teman ingin memberikan alamat ip secara otomatis kepada klien, tidak usah repot-repot untuk menambahkan alamat IP satu persatu ke PC klien. Iya kalau klien man teman hanya satu atau dua pC, jika banyak???? Pasti melelahkan . maka dari itu, kuy konfigurasikan DHCP server set up pada router.
Lah min apalagi??
Nah ini loh, yang akan membagikan alamat ip kepada klien man teman secara otomatis.
Caranya adalah klik IP>DHCP SERVER>Setup lalu  klik next

Akan muncul beberapa opsi, mulai dari rentang alamat ip  yang akan diberikan kepada klien, dns server, ip network, durasi ip berlaku dll, man teman dapat mengaturnya disini. Jika set up sudah berhasil, cobalah cek ke PC klien man teman. Apakah sudah mendapatkan alamt ip?
Jika sudah cobalah ping ke 8.8.8.8 melalui PC klien untuk mengecek apakah semua konfigurasi kita telalh berhasil. Jika hasil sudah ttl, maka konfigurasi yang telah man teman telah brhasil dan man teman telah dapat terkoneksi dengan jaringan public.



dan yah segitu dulu ya man teman.. jika ada yang kurang jelas bisa di tanyakan via comment atau email di liayunaidah123@gmail.com

sekian dulu dari mimin
byee...

0 komentar:

Posting Komentar

 

Yoon IT Template by Ipietoon Cute Blog Design