konfigurasi ini dilakukan oleh admin ya.. kalau aja men temen dirumah memiliki beberapa PC dan router, boleh banget nih ngikutin konfigurasi ini. dengan konfigurasi ini, men temen gaperlu membeli banyak modem untuk memberikan akses internet keseluruh PC.
nah konfigurasi ini juga seperti yang biasa diterapkan pada usaha usaha warnet, walaupun ada beberapa yang enggak hehe..
nah langsung aja ya
Sebenarnya ada beberapa cara untuk pc dapat mengakses internet melalui router terlebih
dahulu.
Tapi kali ini kita konfigurasikan konfig yang dasar dulu ya,
hitung-hitung sambil manteman belajar memahami konsep dari beberapa tool dan
gateway bekerja.
Jadi
pertama-tama, kita harus mengakses router dulu nih… disini mimin mengakses
router mimin menggunakan aplikasi winbox ya.. tenang.. untuk yang baru belajar
mikrotik, winbox dapat di download di web resmi mikrotik kok, gratis pula. Jadi
man teman gausah khawatir ya hehehe…
Ok
lanjut. Setelah man teman dapat mengakses router lewat winbox, klik IP >
DHCP Client lalu klik add lalu isikan
pada parameter interface ether yang terhubung dengan internet (modem atau lan
card) check list opsi “use peer DNS” jika man teman ingin mendpatkan DNS sever
secra otomatis
keterangan :
Selain Ip address ada 3 hal yang
diminta olrh DHCP Client yaitu :
- IP gateway (IP route) : jika menginginkan gateway tidak disertakan, maka add default route isikan “no” bukan “yes” spt digambar
- Ip dns (dns): jika menginginkan dns tidak mendapat secara otomatis, maka “use peer dns” dihilangkan centangnya
- Ntp (Network Time Protokol) : jika menginginkan ntp tidak mendapat secara otomatis, maka “use peer ntp” dihilangkan centangnya.
oke, tujuan dari konfig dhcp
client ini apasih?
Mimin jelaskan. Pada konfig di
dhcp klien ini, kita (router) seolah-olah sedang menjadi klien dari jaringan luar (internet) nah, pada
konfigurasi ini lah kita sebagai router meminta alamat IP kepada jaringan luar
agar dapat terkoneksi. Kurang lebi seperti itu ya tugas dari DHCP Client ini…
Lanjut, setelah kita mendapat alamat
IP dari jaringan luar, dan status dari DHCP Client telah bounding, kita dapat
melakukan pemberian IP address ke klien kita yya (PC).
Dengan cara klik IP>Addresses
lalu klik add untuk menambahkan alamat IP
nya. Disini mimin menggunakan IP address dengan prefik kelas C yaitu
/24.
Pada isian network bisa man teman
skip ya, agar router yang memberikannya secara otomatis jika man teman agak
bingung dengan konsep alamat IP, lalu untuk interfacesnya, pilih interfaces
yang menghubungkan router dengan klien. Karena disini mimin terhubung
menggunakan ether 2 maka mimin memilih ether 2, tetapi jika Pc kklien man teman
terhubung melalui wireless, maka man temann dapat memilih WLAN1 dst pada opsi
ini.
Jika sudah klik apply lalu ok
Sudahkan? Yuk lanjut
Jika sudah, kita menyetting
firewallnya yuk.
Lah buat apa min?
Nah fungsi dari firewall disini
adalah untuk menopengi klien kita agar dapat terhubung dengan jaringan luar.
Kan ip address klien yang man teman miliki saat ini adalah alamat Ip private
tuh, pasti jika di nalar tidak akan dapat terhubung kan dengan jaringan luar
(ya karena ndak sejaringan) maka disini tugas firewall adalalh menopengi klien
man teman agar seolah-olah menjadi ip
public sehingga dapat terkoneksi dengan jaringan luar.
Sebenarnya fungsi dari firewall
banyak ya man teman, tetapi pada kesempatan ini, mimin hanya akan membahas
tentang firewall parameter NAT saja, dan pembahasan firewall yang lain akan
mimin bahas pada kesempatan selanjutnya.
Nah yuk kita langsung setting
saja.
Man teman buka
IP>>Firewall>NAT lalu klik add
Pada menu general nya isikan chain dengan ‘srcnat’ lalu
pilih outinterface ke ether 1 atau interface yng terhubung ke internet. Pada
menu action, isikan action ‘masquarade, terakhir klik ‘ok’
Untuk menguji apakah konfigurasi firewall nat kita berhasil,
buka new terminal lalu ping ke dns google yaitu 8.8.8.8
Itu tandanya router man teman
telah berhasil mengakses ke jaringan luar (google, internet dll)
Jika router sudah terhubung
seperti itu, tugas man teman selanjutnya adalah membagikan alamat IP kepada
klien man teman. Jika tadi di addresses, man
teman hanya membuat IP addressnya, pada bagian ini, man teman bertugas
menyebarkan IP address yang sudah
manteman buat tadi. Pemberian ip kepada klien dapat man teman lakukan
secara manual ataupun otomatis. Jika manual, manteman dapat mengisikannya
secara langsung di tiap-tiap PC klien. Namun, jika man teman ingin memberikan
alamat ip secara otomatis kepada klien, tidak usah repot-repot untuk
menambahkan alamat IP satu persatu ke PC klien. Iya kalau klien man teman hanya
satu atau dua pC, jika banyak???? Pasti melelahkan . maka dari itu, kuy
konfigurasikan DHCP server set up pada router.
Lah min apalagi??
Nah ini loh, yang akan membagikan
alamat ip kepada klien man teman secara otomatis.
Caranya adalah klik IP>DHCP
SERVER>Setup lalu klik next
Akan muncul beberapa opsi, mulai
dari rentang alamat ip yang akan
diberikan kepada klien, dns server, ip network, durasi ip berlaku dll, man
teman dapat mengaturnya disini. Jika set up sudah berhasil, cobalah cek ke PC
klien man teman. Apakah sudah mendapatkan alamt ip?
Jika sudah cobalah ping ke
8.8.8.8 melalui PC klien untuk mengecek apakah semua konfigurasi kita telalh
berhasil. Jika hasil sudah ttl, maka konfigurasi yang telah man teman telah
brhasil dan man teman telah dapat terkoneksi dengan jaringan public.
dan yah segitu dulu ya man teman.. jika ada yang kurang jelas bisa di tanyakan via comment atau email di liayunaidah123@gmail.com
sekian dulu dari mimin
byee...
0 komentar:
Posting Komentar