hai hai hai
kali ini saya akan membagikan tips.
saat manteman mencoba menghubungkan kabel ke switch,
pasti akan membutuhkan waktu sedikit lama untuk menunggu switch dapat aktif
tidak seperti pada router.
kira kira kita membutuhkan waktu 40-50 detik untuk switch dapat aktif.
pada packet tracer, nonaktifnya switch disimbolkan dengan simbol yang berwarna orange, jika aktif,
simbol tersebut akan berubah warna menjadi hijau.
beginilah tahapan port switch dari nonaktif menjadi aktif
kita dapat membuat proses pengaktifan port switch menjadi lebih cepat menggunakan
"spanning-tree portfast"
dengan topologi sebelumnya,caranya adalah tambahkan spanning tree portfast pada port yang aktif
dan yah. hanya seperti itu.
mudah bukan?
untuk pengujiannya, coba manteman lepas kabelnya lalu colokkan kembali pada port switch lagi.
pasti akan proses port switch menjadi aktif akan lebih cepat bukan?
nah, sekian dari mimin
daaa
Kamis, 03 Oktober 2019
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | Spanning Tree Protocol Switch
hari ini, mimin akan membahas tentang lab Spanning Tree Protocol
apasih STP itu?
STP switch adalah sebuah protokol yang digunakan pada switch untuk menghindari terjadinya looping data pada suatu jaringan.
cara kerja dari spanning tree protokol ini adalah dengan memblok salah satu port yang tidak digunakan yang nantinya hanya kaann ada satu port
saja yang akan digunakan sehingga kita terhindar dari adanya looping.
untuk melihat status status spanning tree pada switch, kita dapat menggunakan command
seperti berikut
setelah teman teman melihat spanning tree pada kedua switch,teman teman pasti melihat status root ID yang ada pada kedua switch kan.
pada switch 2, terlihat bahwa 1(fastEthernet 0/1) adalah port yang menyala, sedangkan pada port lainya akan mati jika port tsb terhubung ke switch 1 seperti pada port 1(FastEthernet 0/1)
lalu setelah man teman melihat status root pada switch 1, pasti akan terlihat perbedaanya bukan?
Pada switch 1, status root bertuliskan "This bride is the root".
ini menandakan bahwa switch 1 adalah root bride dan switch ini tidak memiliki port
yang mati atau semua portnya menyala.
jadi dapat kita lihat ya, pada topologi yang saya buat, yang menjadi switch root bridge adalah switch 1, sedangkan switch 2 adalah switch yang non root bridge
lalu apasih switch root bridge itu?
switch root bridge adalah switch yang terbaik diantara switch yang lain. switch root bridge ditentukan berdasarkan priority yang terendah. defaultnya, priority pada spanning-tree di switch ialah 3279
namun, jika priority switch yang digunakan oleh kedua switch sama, maka switch akan melakukan pemilihan berdasarkan mac address terendah.
hanya akan ada 1 root bridge dalam satu jaringan.
sedangkan switch non root bridge, adalah switch yang lain, switch selain switch root bridge
setelah manteman faham bagaimana cara untuk mementukan root bridge.
mari kita coba untuk merubah priority pada switch agar status switch rootbridge
dapat berpindah yang awalnya rootbridge berada pada switch 1 menjadi berada pada switch 2.
memangnya bisa ya min?
YA BISALAH
untuk merubah priority pada switch, coba lihat gambar dibawah ini
jika kita lihat dari gambar diatas,
maka terlihat ya bahwa kita hanya dapat mengubah priority switch kita sesuai dengan priority yang sudah di tentukan oleh switch cisco.
lalu kita ubah priority switch 2 agar lebih rendah dari switch rootbridge kita, yaitu switch 1.
dapat dilihat dari gambar diatas bahwa status dari switch 2 sudah menjadi rootbridge ya setelah
kita ubah prioritynya menjadi 4097.
jadi kita sudah berhasil
dan yah, jadi sekian yang dapat mimin tuliskan..
byebyee
apasih STP itu?
STP switch adalah sebuah protokol yang digunakan pada switch untuk menghindari terjadinya looping data pada suatu jaringan.
cara kerja dari spanning tree protokol ini adalah dengan memblok salah satu port yang tidak digunakan yang nantinya hanya kaann ada satu port
saja yang akan digunakan sehingga kita terhindar dari adanya looping.
untuk melihat status status spanning tree pada switch, kita dapat menggunakan command
seperti berikut
setelah teman teman melihat spanning tree pada kedua switch,teman teman pasti melihat status root ID yang ada pada kedua switch kan.
pada switch 2, terlihat bahwa 1(fastEthernet 0/1) adalah port yang menyala, sedangkan pada port lainya akan mati jika port tsb terhubung ke switch 1 seperti pada port 1(FastEthernet 0/1)
lalu setelah man teman melihat status root pada switch 1, pasti akan terlihat perbedaanya bukan?
Pada switch 1, status root bertuliskan "This bride is the root".
ini menandakan bahwa switch 1 adalah root bride dan switch ini tidak memiliki port
yang mati atau semua portnya menyala.
jadi dapat kita lihat ya, pada topologi yang saya buat, yang menjadi switch root bridge adalah switch 1, sedangkan switch 2 adalah switch yang non root bridge
lalu apasih switch root bridge itu?
switch root bridge adalah switch yang terbaik diantara switch yang lain. switch root bridge ditentukan berdasarkan priority yang terendah. defaultnya, priority pada spanning-tree di switch ialah 3279
namun, jika priority switch yang digunakan oleh kedua switch sama, maka switch akan melakukan pemilihan berdasarkan mac address terendah.
hanya akan ada 1 root bridge dalam satu jaringan.
sedangkan switch non root bridge, adalah switch yang lain, switch selain switch root bridge
setelah manteman faham bagaimana cara untuk mementukan root bridge.
mari kita coba untuk merubah priority pada switch agar status switch rootbridge
dapat berpindah yang awalnya rootbridge berada pada switch 1 menjadi berada pada switch 2.
memangnya bisa ya min?
YA BISALAH
untuk merubah priority pada switch, coba lihat gambar dibawah ini
maka terlihat ya bahwa kita hanya dapat mengubah priority switch kita sesuai dengan priority yang sudah di tentukan oleh switch cisco.
lalu kita ubah priority switch 2 agar lebih rendah dari switch rootbridge kita, yaitu switch 1.
dapat dilihat dari gambar diatas bahwa status dari switch 2 sudah menjadi rootbridge ya setelah
kita ubah prioritynya menjadi 4097.
jadi kita sudah berhasil
dan yah, jadi sekian yang dapat mimin tuliskan..
byebyee
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | Port Security
HAIII
kali ini kita masih berada di bab yang sama
jadi kita akan melakukan kofigurasi keamanan, yaitu konfiurasi port security.
konfigurasi port security ini bertujuan untuk membuat pc tidak dapat menukar port
yang ia gunakan dengan port milik pc lain, dengan konsekuensi jika klien menukarnya
maka pc tidak akan dapat terhubung dengan switch.
ada dua cara untuk mengonfigurasikan security port ini. yaitu dengan cara static atau manual, kita harus memasukkan sendiri
mac address pc dan sticky atau otomatis, kita tidak perlu memasukkan mac address, karena akan secara otomatis menggunakan mac address pc yang
telah terdaftar.
jadi kita akan mengkonfigurasikan yang statik terlebih dahulu
buatlah topologi seperti gambar diatas, pastikan antar client bisa ping terlebih dahulu
lalu kita coba lihat maac address dari client kita lewan command 'show mac-address-table'
setelah pc saling ping, maka akan terlihat mac addrress table seperti diatas
selanjutnya kita atur security port di kedua innterface tersebut
lalu masukkan mac address pc berdasarkan yang ada pada mac addrres table tadi secara manual
untuk pngujian, cabut dan tukar port kedua pc tersebut ke port yang berbeda.
pc 1 portnya kita ubah ke fa0/2 dan sebaliknya.
lalu lakukan ping, maka hasilnya tidak akan berhasil atau failed .
dan yaah , berarti konfigurasi manteman telah berhasil.
Jadi sekian dulu ya dari mimin, apabila ada kesalahan kata maupun tulisan mimin meminta maaf yang sebesar-besarnya..
daaaa
kali ini kita masih berada di bab yang sama
jadi kita akan melakukan kofigurasi keamanan, yaitu konfiurasi port security.
konfigurasi port security ini bertujuan untuk membuat pc tidak dapat menukar port
yang ia gunakan dengan port milik pc lain, dengan konsekuensi jika klien menukarnya
maka pc tidak akan dapat terhubung dengan switch.
ada dua cara untuk mengonfigurasikan security port ini. yaitu dengan cara static atau manual, kita harus memasukkan sendiri
mac address pc dan sticky atau otomatis, kita tidak perlu memasukkan mac address, karena akan secara otomatis menggunakan mac address pc yang
telah terdaftar.
jadi kita akan mengkonfigurasikan yang statik terlebih dahulu
buatlah topologi seperti gambar diatas, pastikan antar client bisa ping terlebih dahulu
lalu kita coba lihat maac address dari client kita lewan command 'show mac-address-table'
setelah pc saling ping, maka akan terlihat mac addrress table seperti diatas
selanjutnya kita atur security port di kedua innterface tersebut
lalu masukkan mac address pc berdasarkan yang ada pada mac addrres table tadi secara manual
untuk pngujian, cabut dan tukar port kedua pc tersebut ke port yang berbeda.
pc 1 portnya kita ubah ke fa0/2 dan sebaliknya.
lalu lakukan ping, maka hasilnya tidak akan berhasil atau failed .
dan yaah , berarti konfigurasi manteman telah berhasil.
Jadi sekian dulu ya dari mimin, apabila ada kesalahan kata maupun tulisan mimin meminta maaf yang sebesar-besarnya..
daaaa
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | Konfigurasi Trunk pada Multilayer Switch.
halo..
masih dalam bab yang sama, mimin hari ini ingin membagikan bagaimana cara mengkonfigurasikan Trunk pada Multilayer Switch
konfigurasi trunk pada mls sedikikit berbeda dengan konfigurasi trunk biasanya.
untuk melihat perbedaan itu, mari kita langsung mencobanya dengan topologi seperti berikut.
jika sudah membuat topologi seperti topologi yang ada diatas, langsung saja man teman konfigurasikan trunk pada switch MLS tersebut.
jika kita mengkonfigurasikan switch langsung dengan command yang
biasanya kita gunakan untuk mengkonfigurasikan trunk pada switch biasa,
maka akan muncul pesan seperti gambar daiatas dan konfigurasi tidak akan berhasil atau rejected.
agar dapat dikonfigurasikan , maka kita cukup menambahkan encapsulationnya lalu tuliskan command seperti biasanya kita mengkonfigurasikan switch pada mode trunk.
caranya seperti berikut ya,
untuk pengecekan, kita dapat melihatnya pada "show interface trunk"
jika mode mya adalah "on" maka,konfigurasi yang kita lakukan berhasil 😃
tidak susah sebenarnya,tetapi lab ini harus tetap diperhatikan ya man teman...
sekian dari mimin
daaaa
masih dalam bab yang sama, mimin hari ini ingin membagikan bagaimana cara mengkonfigurasikan Trunk pada Multilayer Switch
untuk melihat perbedaan itu, mari kita langsung mencobanya dengan topologi seperti berikut.
jika sudah membuat topologi seperti topologi yang ada diatas, langsung saja man teman konfigurasikan trunk pada switch MLS tersebut.
jika kita mengkonfigurasikan switch langsung dengan command yang
biasanya kita gunakan untuk mengkonfigurasikan trunk pada switch biasa,
maka akan muncul pesan seperti gambar daiatas dan konfigurasi tidak akan berhasil atau rejected.
agar dapat dikonfigurasikan , maka kita cukup menambahkan encapsulationnya lalu tuliskan command seperti biasanya kita mengkonfigurasikan switch pada mode trunk.
caranya seperti berikut ya,
untuk pengecekan, kita dapat melihatnya pada "show interface trunk"
jika mode mya adalah "on" maka,konfigurasi yang kita lakukan berhasil 😃
tidak susah sebenarnya,tetapi lab ini harus tetap diperhatikan ya man teman...
sekian dari mimin
daaaa
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | DTP ( dynamic trunking protocol)
hai men-temenn
mimin akan melanjutkan pembahasan tentang bab cisco switching ya,
pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas tentang DTP..
Lah, emang DTP itu apa min?
DTP ( dynamic trunking protokol) adalah protokol yang dapat digunakan untuk membuat interfaces ke mode trunk secara otomatis.
nah, sebenarnya apasih fungsi dari mengubah mode switch kita.
merubah mode pada switch berarti kita sedang menentukan akses yang akan diberikan kepada switch kita,
karena pada setiap mode memiliki akses yang berbeda beda kan..
ada beberapa mode yang dapat kita gunakan untuk membuat mode trunk secara dynamic pada switch.
beberapa yang dapat kita gunakan yaitu dynamic auto dan dynamic desirable
jika pada suatu kondisi switch dengan mode dynamic auto dan switch dengan mode dynamic desirable bertemu,
maka status pada kedua interface switch tersebut akan berubah menjadi trunk .
kita asumsikan bahwa switch dan pc kita sudah dikonfigurasikan ip dan vlannya.
warna biru untuk vlan 2
dan warna pink untuk vlan 3
yuk kita konfigurasikan mode interfaces yang menghubungkan kedua switch tersebut.
caranya :
ubah mode pada switch 1 menjadi dynamic auto dengan perintah seperti berikut
ubah juga pada switch 2 modenya menjadi dynamic desirable dengan perintah yang sama
lalu cek port yang menghubungkan kedua switch, modenya pasti akan berubah menjadi trunk
gimana? sudah paham?
terimakasih ya kepada reader mimin yang sudah menyematkan membaca tulisan mimin..
semoga bermanfaat,
sekian dari mimin
byee
mimin akan melanjutkan pembahasan tentang bab cisco switching ya,
pada kesempatan kali ini, mimin akan membahas tentang DTP..
Lah, emang DTP itu apa min?
DTP ( dynamic trunking protokol) adalah protokol yang dapat digunakan untuk membuat interfaces ke mode trunk secara otomatis.
nah, sebenarnya apasih fungsi dari mengubah mode switch kita.
merubah mode pada switch berarti kita sedang menentukan akses yang akan diberikan kepada switch kita,
karena pada setiap mode memiliki akses yang berbeda beda kan..
ada beberapa mode yang dapat kita gunakan untuk membuat mode trunk secara dynamic pada switch.
beberapa yang dapat kita gunakan yaitu dynamic auto dan dynamic desirable
jika pada suatu kondisi switch dengan mode dynamic auto dan switch dengan mode dynamic desirable bertemu,
maka status pada kedua interface switch tersebut akan berubah menjadi trunk .
kita asumsikan bahwa switch dan pc kita sudah dikonfigurasikan ip dan vlannya.
warna biru untuk vlan 2
dan warna pink untuk vlan 3
yuk kita konfigurasikan mode interfaces yang menghubungkan kedua switch tersebut.
caranya :
ubah mode pada switch 1 menjadi dynamic auto dengan perintah seperti berikut
ubah juga pada switch 2 modenya menjadi dynamic desirable dengan perintah yang sama
lalu cek port yang menghubungkan kedua switch, modenya pasti akan berubah menjadi trunk
gimana? sudah paham?
terimakasih ya kepada reader mimin yang sudah menyematkan membaca tulisan mimin..
semoga bermanfaat,
sekian dari mimin
byee
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | Allowed Trunk
hai men-temen
yuk lanjut membahas tentang switching cisco..
biasanya, saat kita mengubah mode interface menjadi mode trunk, maka secara default seluruh vlan akan masuk kedalam interface trunk tersebut kan. untuk alasan keamanaan kita sebagai admin harus mengkonfigurasikan hanya vlan tertentu saja ya yang bisa melewati trunk. lalu gimana lo caranya? yaitu dengan menggunakan allowed trunk ini.
untuk konfigurasi pada lab ini kita dapat menggunakan topologi yang sudah kita buat pada lab sebelumnya. Kita asumsikan kedua switch telah kita konfigurasikan vlan dan interface trunk juga.
untuk melihat Vlan mana saja yang diperbolehkan untuk melewati trunk, command nya adalah "do show int trunk"
untuk merubah vlan mana yang diperbolehkan melewati trunk, command nya adalah "switchport trunk allowed vlan (vlan yang diijinkan)" pada kedua switch... di sini mimin ingin hanya vlan 3 ya yang dapat saling terhubung, jadi mimin akan mengkonfigurasikan vlan 3 sebagai vlan yang diijinkan melewati trunk
jangan lupa ketikkan perintah yang sama pada switch 2 juga ya
jika sudah, yuk kita cek di trunking table bagaimana keadaannya
maka keterangan pada table akan menjadi "vlan allowed on trunk 3" karena mimin tadi mengijinkan hanya vlan 3 saja kan...
setelah sudah di konfigurasikan allowed trunk nya, mari coba kita ping ke pc yang berada di switch 1 ke switch 2 pada vlan yang sama selain vlan 3,
dan ping ke pc dari switch 1 ke pc switch 2 atau sebaliknya yang berada pada vlan 3.
pasti hanya pc yang sama sama berada pada vlan 3 yang akan bisa saling TTL, karena kita hanya mengijinkan vlan 3 saja yang dapat melalui interface trunk, sedangkan yang lain tidak.
oke jadi seperti itu untuk lab kali ini..
sekian dari mimin..
byee
yuk lanjut membahas tentang switching cisco..
biasanya, saat kita mengubah mode interface menjadi mode trunk, maka secara default seluruh vlan akan masuk kedalam interface trunk tersebut kan. untuk alasan keamanaan kita sebagai admin harus mengkonfigurasikan hanya vlan tertentu saja ya yang bisa melewati trunk. lalu gimana lo caranya? yaitu dengan menggunakan allowed trunk ini.
untuk konfigurasi pada lab ini kita dapat menggunakan topologi yang sudah kita buat pada lab sebelumnya. Kita asumsikan kedua switch telah kita konfigurasikan vlan dan interface trunk juga.
untuk melihat Vlan mana saja yang diperbolehkan untuk melewati trunk, command nya adalah "do show int trunk"
untuk merubah vlan mana yang diperbolehkan melewati trunk, command nya adalah "switchport trunk allowed vlan (vlan yang diijinkan)" pada kedua switch... di sini mimin ingin hanya vlan 3 ya yang dapat saling terhubung, jadi mimin akan mengkonfigurasikan vlan 3 sebagai vlan yang diijinkan melewati trunk
jangan lupa ketikkan perintah yang sama pada switch 2 juga ya
maka keterangan pada table akan menjadi "vlan allowed on trunk 3" karena mimin tadi mengijinkan hanya vlan 3 saja kan...
setelah sudah di konfigurasikan allowed trunk nya, mari coba kita ping ke pc yang berada di switch 1 ke switch 2 pada vlan yang sama selain vlan 3,
dan ping ke pc dari switch 1 ke pc switch 2 atau sebaliknya yang berada pada vlan 3.
pasti hanya pc yang sama sama berada pada vlan 3 yang akan bisa saling TTL, karena kita hanya mengijinkan vlan 3 saja yang dapat melalui interface trunk, sedangkan yang lain tidak.
oke jadi seperti itu untuk lab kali ini..
sekian dari mimin..
byee
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | VLAN Trunking Protocol
halo..
masih di bab 2, yuk lanjut membahas lab selanjutnya yaitu tentang VTP atau vlan trunking Protocol.
kan di lab sebelumnya, klien yang berada pada vlan yang berbeda tidak dapat ping satu sama lain, hanya jika klien berada pada vlan yang sama kan yang dapat TTL... lalu bagaimana jika ada vlan yang sama tetapi berada pada switch yang berbeda? loh heh gimana?
coba man teman lihat topologi di bawah
pada topologi tersebut, terdapat dua switch yang memiliki beberapa vlan.
Vlan yang ada pada switch tersebut di setting sedemikan rupa. klien yang berada pada lingkaran yang sewarna berarti ada pada vlan dengan nomor yang sama. lalu pertanyaannya, apakah klien yang berada pada vlan dengan nomor yang sama diantara dua switch tersebut dapat salinng terhubung?
mari kita praktekkan bersama.
pertama- tama, lakukan konigurasi ip kepada setiap klien, pastikan klien mengunakan ip yang sejaringan ya...
lalu coba lakukan ping ke pc seberang yang berada pada nomor vlan yang sama
lihat hasilnya....
yup, hasilnya RTO
lalu, bagaimana agar pc tersebut dapat saling terhubung? jawabannya yaitu dengan mengkonfigurasikan VLAN Trunking Protocol pada kedua switch tersebut.
caranya yaitu :
setting pada switch 1, port yang terhubung ke switch 2. Lalu ubah mode portnya menjadi trunk dengan command seperti berikut,
lalu setting juga di switch 2, port yang terhubung dengan switch 1 diubah modenya menjadi mode trunk dengan perintah yang sama seperti sebelumnya.
setelah port keduannya tersetting ke mode trunk, cobalah ping ke pc yang berada pada switch 2 atau sebaliknya yang berada pada nomor vlan yang sama, maka akan dapat saling berkomunikasi satu sama lain
dan ya, jadi kurang lebih seperti itu ya man teman tentang VTP atau Vlan Trunking Protocol kali ini.
semoga tulisan mimin dapat membantu man teman ya
sekian dari mimin..
byeee
masih di bab 2, yuk lanjut membahas lab selanjutnya yaitu tentang VTP atau vlan trunking Protocol.
kan di lab sebelumnya, klien yang berada pada vlan yang berbeda tidak dapat ping satu sama lain, hanya jika klien berada pada vlan yang sama kan yang dapat TTL... lalu bagaimana jika ada vlan yang sama tetapi berada pada switch yang berbeda? loh heh gimana?
coba man teman lihat topologi di bawah
pada topologi tersebut, terdapat dua switch yang memiliki beberapa vlan.
Vlan yang ada pada switch tersebut di setting sedemikan rupa. klien yang berada pada lingkaran yang sewarna berarti ada pada vlan dengan nomor yang sama. lalu pertanyaannya, apakah klien yang berada pada vlan dengan nomor yang sama diantara dua switch tersebut dapat salinng terhubung?
mari kita praktekkan bersama.
pertama- tama, lakukan konigurasi ip kepada setiap klien, pastikan klien mengunakan ip yang sejaringan ya...
lalu coba lakukan ping ke pc seberang yang berada pada nomor vlan yang sama
lihat hasilnya....
yup, hasilnya RTO
lalu, bagaimana agar pc tersebut dapat saling terhubung? jawabannya yaitu dengan mengkonfigurasikan VLAN Trunking Protocol pada kedua switch tersebut.
caranya yaitu :
setting pada switch 1, port yang terhubung ke switch 2. Lalu ubah mode portnya menjadi trunk dengan command seperti berikut,
lalu setting juga di switch 2, port yang terhubung dengan switch 1 diubah modenya menjadi mode trunk dengan perintah yang sama seperti sebelumnya.
setelah port keduannya tersetting ke mode trunk, cobalah ping ke pc yang berada pada switch 2 atau sebaliknya yang berada pada nomor vlan yang sama, maka akan dapat saling berkomunikasi satu sama lain
dan ya, jadi kurang lebih seperti itu ya man teman tentang VTP atau Vlan Trunking Protocol kali ini.
semoga tulisan mimin dapat membantu man teman ya
sekian dari mimin..
byeee
Rabu, 02 Oktober 2019
CISCO SWITCHING MANAGEMENT | Switch VLAN Cisco
haii..
setelah tidak menulis sekian lama :'
mimin akan lanjut membahas tentang cisco nih.
kita sudah mulai masuk ke bab 2 ya, yaitu, cisco switching management.
untuk lab pertama pada bab ini, yang akan di bahas adalah Switch VLAN Cisco.
VLAN, atau Virtual LAN adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa Vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti LAN. VLAN dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan.
Setelah man teman tau dan mengerti konsep dari VLAN, mari kita mencoba membuat, dan mendaftarkan port ke VLAN tersebut.
ada beberapa hal yang harus man teman ketahui sebelum membuat dan mendaftarkan port ke dalam VLAN, yaitu :
- Secara default, switch memiliki 1 VLAN yaitu VLAN 1
- Secara default, semua port yang ada pada switch berada atau terdaftarkan pada VLAN 1
- VLAN 1 tidak dapat dihapus
Oke, mari masuk ke pembahasanya.
pertama-tama, mimin membuat topologi seperti gambar di atas ya.. port yang aktif secara default terdaftar pada VLAN 1, karena hanya ada satu Vlan disetiap switch, maka ayo kita membuat vlan baru dengan perintah seperti dibawah ini
untuk melihat apakah vlan kita sudah berhasil dibuat, ketikkan perintah 'do show vlan' maka vlan yang man teman buat tadi akan ada dalam daftar vlan
vlan berhasil terbuat, tetapi bisa dilihat ya dari tabel di atas, bahwa seluruh port masih berada pada default vlan yaitu vlan1. jadi jikapun manteman telah membuat banyak vlan, pc antar pc pun masih bisa terhubung, karena apa? karena seluruh port masih berada pada satu vlan yang sama dan tidak secara otomatis terdaftar pada vlan yang barusan kita buat. Coba deh lakukan ping ke pc client pasti akan ttl
nah kan.. masih TTL. berarti klien masih berada pada satu jaringan nih. Agar pc klien dapat berbeda jaringan namun masih dalam satu switch, yuk daftarkan port-portnya ke vlan yang berbeda, yaitu vlan yang sudah kita buat sebelumnya, dengan cara ;
ketikkan perintah seperti gambar dibawah ini :
kita cek ya
jadi, interface f0/1 dan f1/1 mimin daftarkan pada vlan 3, dan f2/1-f3/1 mimin daftarkan pada vlan4.
sehingga nanti pc klien yang terhubung menggunakan interface tersebut, jika masih dalam satu vlan maka akan dapat terhubung, jika berbeda vlan maka tidak terhubung.
yuk kita tes.
mimin akan melakukan ping dari klien yang berada pada vlan 3 kepada klien yang berada pada vlan 3 juga, hasilnya akan TTL, tetapi jika melakukan ping dari klien pada vlan 3 ke klien vlan 4 maka hasilnya akan RTO
nahh, jadi kurang lebih seperti itu untuk lab kali ini, jika ada kesalahan kata maupun tulisan, mimin minta maaf yang sebesar besarnya ya..
sekian dari mimin
byee
setelah tidak menulis sekian lama :'
mimin akan lanjut membahas tentang cisco nih.
kita sudah mulai masuk ke bab 2 ya, yaitu, cisco switching management.
untuk lab pertama pada bab ini, yang akan di bahas adalah Switch VLAN Cisco.
VLAN, atau Virtual LAN adalah suatu model jaringan yang membagi jaringan secara logikal ke dalam beberapa Vlan yang berbeda. VLAN tidak terbatas pada kondisi fisik jaringan seperti LAN. VLAN dapat dikonfigurasi secara virtual tanpa harus melihat kondisi peralatan.
Setelah man teman tau dan mengerti konsep dari VLAN, mari kita mencoba membuat, dan mendaftarkan port ke VLAN tersebut.
ada beberapa hal yang harus man teman ketahui sebelum membuat dan mendaftarkan port ke dalam VLAN, yaitu :
- Secara default, switch memiliki 1 VLAN yaitu VLAN 1
- Secara default, semua port yang ada pada switch berada atau terdaftarkan pada VLAN 1
- VLAN 1 tidak dapat dihapus
Oke, mari masuk ke pembahasanya.
pertama-tama, mimin membuat topologi seperti gambar di atas ya.. port yang aktif secara default terdaftar pada VLAN 1, karena hanya ada satu Vlan disetiap switch, maka ayo kita membuat vlan baru dengan perintah seperti dibawah ini
untuk melihat apakah vlan kita sudah berhasil dibuat, ketikkan perintah 'do show vlan' maka vlan yang man teman buat tadi akan ada dalam daftar vlan
vlan berhasil terbuat, tetapi bisa dilihat ya dari tabel di atas, bahwa seluruh port masih berada pada default vlan yaitu vlan1. jadi jikapun manteman telah membuat banyak vlan, pc antar pc pun masih bisa terhubung, karena apa? karena seluruh port masih berada pada satu vlan yang sama dan tidak secara otomatis terdaftar pada vlan yang barusan kita buat. Coba deh lakukan ping ke pc client pasti akan ttl
nah kan.. masih TTL. berarti klien masih berada pada satu jaringan nih. Agar pc klien dapat berbeda jaringan namun masih dalam satu switch, yuk daftarkan port-portnya ke vlan yang berbeda, yaitu vlan yang sudah kita buat sebelumnya, dengan cara ;
ketikkan perintah seperti gambar dibawah ini :
kita cek ya
jadi, interface f0/1 dan f1/1 mimin daftarkan pada vlan 3, dan f2/1-f3/1 mimin daftarkan pada vlan4.
sehingga nanti pc klien yang terhubung menggunakan interface tersebut, jika masih dalam satu vlan maka akan dapat terhubung, jika berbeda vlan maka tidak terhubung.
yuk kita tes.
mimin akan melakukan ping dari klien yang berada pada vlan 3 kepada klien yang berada pada vlan 3 juga, hasilnya akan TTL, tetapi jika melakukan ping dari klien pada vlan 3 ke klien vlan 4 maka hasilnya akan RTO
nahh, jadi kurang lebih seperti itu untuk lab kali ini, jika ada kesalahan kata maupun tulisan, mimin minta maaf yang sebesar besarnya ya..
sekian dari mimin
byee
Langganan:
Postingan (Atom)